Gue lagi pengen curhat aja.
Kalau seandainya gue punya super banyak waktu dan gue bisa membuang sikap mudah menyerah gue..
Gini deh,
Pilih mana?
Bisa semua bidang, walaupun tidak bagus-bagus banget.
Bisa satu bidang, tapi bisaaaa banget. Bener-bener bisa. Istilahnya master gitu lah.
Berdasarkan riset abal-abal yang gue lakukan, sebagian besar lebih memilih pilihan kedua. Yaitu: Bisa satu, tapi bisa banget.
Tapi gue, dan bokap gue, berpikiran lain. Kita lebih milih bisa semua bidang walaupun nggak bagus-bagus amat.
Like father, like daughter
Pemilihan ini berdasarkan suatu alasan loh. Gue merasa kalau gue bisa semua, gue jadi lebih banyak pilihan. Selain itu, to have a wide range of expertise bisa bikin gue jauh dari imej orang berwawasan sempit. Gue bisa ngobrol sama orang tipe apapun.
Sama tekkie? Oke lah, gue ada ngerti soal itu.
Sama olahragawan? Gue ngerti peraturan permainan yang lagi dia omongin itu. Termasuk kebiasaan tim kesukaan dia, atau apapun itu.
Sama cooking master? He, he.. Gue juga ngerti bagaimana proses membuat makanan menjadi enak, dan malah gue bisa kasih dia saran supaya lebih enak lagi!
Sama fotografer? Gue bisa memberikan komentar untuk foto dia in photographer’s way.
Huh, tentu aja yang gue sebutin di atas itu cuma angan-angan. Gue adalah orang berwawasan sempit. Gue ga punya waktu buat mempelajari itu semua, terlebih lagi.. salah satu orang yang berperan kuat dalam keluarga gue rata-rata kurang suka dengan apa yang gue tekuni.
Gue suka desain, awalnya dia juga nggak setuju. Tapi ketika denger cerita dari salah satu kerabatnya, tentang anaknya yang sukses di bidang desain walaupun cuma lulusan D3, mind-setnya langsung berubah, whuuuzzzhhh!
Sigh.
Jadi balik lagi ke awal-awal. Seandainya gue punya super banyak waktu dan bisa membuang sikap mudah menyerah gue..
Mungkin gue akan belajar fotografi, keterampilan rumah, sains, ilmu sosial, bahasa, musik (it’s just cool ketika orang bertanya apa yang gue mainin dan gue menjawab harpa), olahraga (hmm ini pilihan sulit.. gue sering ketarik urat .. T__T), …
Tapi, gue ya gue, gue adalah orang berwawasan sempit, bukan karena limitasi terhadap media, tetapi karena gue mudah menyerah dan gue ga punya super banyak waktu.
I watch TV once a year.